Sebuah riset terbaru yang dilakukan di Institut Pertanian Bogor (IPB) menunjukkan bahwa akar tumbuhan pasak bumi (Eurycoma longifolia) mempunyai khasiat melindungi organ hati dari kerusakan. Selama ini, masyarakat
secara turun-temurun mempercayai pasak bumi sebagai ramuan untuk meningkatkan gairah seksual kaum pria. Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan pasak bumi sebagai tonikum bagi ibu-ibu yang baru melahirkan, pengobatan pembengkakan kelenjar, demam, dan juga disentri. Namun kini akar pasak bumi dibuktikan khasiatnya oleh Ruqiah Ganda Putri Panjaitan, mahasiswa S3 Program Studi Biologi Sekolah Pascasarjana IPB dalam risetnya yang berjudul "Pengujian Aktivitas Hepatoprotektor Akar Pasak Bumi.  Dalam riset ini, ramuan dari ekstrakakar pasak bumi diuji efektivitasnya terhadap fungsi hati pada binatang tikus.  "Hasil penelitian ilmiah menunjukkan pasak bumi berkhasiat dalam disfungsi seks, antimalaria, dan sitotoksik (peracunan sel). Sedangkan penelitian pengaruh pasak bumi melindungi hati dari kerusakan belum banyak dilakukan," kata Ruqiah. Dalam penelitiannya, Ruqiah menghabiskan 12,5 kilogram akar pasak bumi kering. Akar pasak bumi kering dihaluskan menjadi bubuk dan diekstraksi dengan larutan  metanol 50 persen. Kemudian, dipartisi berulang-ulang dengan n-heksan, dipekatkan dengan vacuum rotavapor. Hasil partisi ini masih melalui proses beberapa tahapan lagi, hingga diperoleh ekstrak yang diharapkan. Ekstrak tumbuhan asli Indonesia ini lalu diujicobakan pada tikus jantan Sprague Dawley umur 2-3 bulan. Sebelumya, semua tikus percobaan diberi karbon tetraklorida dengan dosis 0,1; 1,0 dan 10,0 mililiter per kilogram. Karbon tetraklorida ini bersifat meracuni hati dan mengakibatkan nekrosis (kerusakan sel) tikus. Hewan percobaan dibagi tiga kelompok, tiap kelompok terdiri dari tiga ekor.  Kelompok pertama, tikus yang diberi air suling. Kelompok kedua, tikus yang diberi "Silybum marianum". Kelompok ketiga, tikus yang diberi ekstrak akar pasak bumi. Perlakuan tikus ini berlangsung selama tiga bulan. Pada pemberian ekstrak akar pasak bumi dosis 500 miligram per kilogram berat badan tidak mengakibatkan perubahan kadar enzim hati, yakni enzim "Aspartate Transaminase", enzim "Alanin Aminotransferaz", dan "Alkalenfosfataz", protein total, bilirubin total, direk dan indurek. Gambaran ini menunjukkan secara keseluruhan sel-sel hati tidak mengalami perubahan. Dosis fraksi metanol air akar pasak bumi kemudian dinaikkan menjadi 1.000 mililiter per kilogram berat badan.  Pada dosis ini, ekstrak akar pasak bumi menunjukkan aktivitas hepatoprotektor.Hal ini ditandai kadar enzim Aspartate Transaminase dan Alanin Aminotransferaz masih dalam kisaran normal.  Selain itu, gambaran histopatologi (jaringan yang terpapar penyakit)-nya sebanding dengan pemberian silymarin.
sumber : Kompas.com

Macam-macam manfaat dan Khasiat Pasak Bumi.



Di Indonesia sendiri Pasak Bumi banyak tumbuh di kalimantan, maka tidak heran kemudian Pasak Bumi menjadi salah satu tanaman obat yang sangat terkenal sejak dahulu oleh masyarakat suku asli di Kalimantan seperti banjar dan dayak. Jika Anda berkunjung ke Kalimantan maka akan sangat mudah kita jumpai Pasak Bumi dijual hampir disemua toko barang-barang kerajinan kalimantan seperti di Kebun Sayur Balikpapan dan Citra di Samarinda. Kini Pasak Bumi menjadi tanaman obat yang mulai dikenal di dunia, banyak penelitian baik di dalam dan luar negeri yang dilakukan untuk mencari kebenaran atau khasiat lain dari akar pohon ini. Bahkan disebut Pasak Bumi memiliki keampuhan 4 kali lebih kuat dari pada Ginseng untuk meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh manusia.
Berbagai manfaat Pasak Bumi Untuk Pria antara lain adalah:
• Membentuk dan memperindah otot
• Meningkatkan energi fisik dan seksual
• Membantu mengatasi disfungsi seksual pada pria
• Meningkatkan gairah seksual
• Meningkatkan produksi testosteron dalam tubuh
• Menambah kepercayaan diri
Manfaat lain dari pasak bumi:
Sejak beberapa tahun silam pasak bumi dikenal sebagai afrodisiak. Bahkan menurut Ir Nurliani Bermawie, Ph.D, peneliti di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aromatik ( Balittro ) , Cimanggu, Bogor, sejak zaman dulu masyarakat suku Banjar di Kalimantan Selatan menggunakan pasak bumi sebagai obat kuat. Menurut Nurliani, khasiat pasak bumi yang paling dipercaya adalah pasak bumi dari pedalaman Kalimantan Barat khasiat itu telah dibuktikan oleh Prof Madya Dr Johari Mohd. Saad, Ph.D yang melakukan penelitian pada beberapa tikus jantan dan betina. Menurut penelitian tersebut, tikus jantan yang diberi ektrak pasak bumi menunjukan perilaku lebih agresif terhadap tikus betina. Hal itu diperkuat penelitian Dr H. H Ang dari School of Pharmaceutical Sciences, University Science Malaysia.
Ekstrak ethanolic yang terkandung dalam pasak bumi dapat menambah jumlah hormon testosteron pria. Ethanolic merangsang bekerjanya chorionic gonadotropin ( hCG) yang bisa membantu terbentuknya testosteron.
Akar pasak bumi selain sebagai afrodisiak juga manjur untuk malaria. Penyakit yang menghancurkan sel-sel darah merah ini disebabkan plasmodium yang hidup dalam nyamuk anopeles betina. Kandungan senyawa kuasinoid pada akar pasak bumi dapat melumpuhkan plasmodium falcifarum. Selain kuasinoid akar pasak bumi juga mengandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria.
Selain sebagai afrodisiak dan antimalaria, pasak bumi mencegah serangan kanker. Senyawa kuasinoid dan alkaloid yang terkandung dalam pasak bumi terbukti menghambat pertumbuhan sel kanker berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Abdul Razak Mohd Ali dari Forest Research Institute of Malaysia. Sebanyak 8 alkaloid ditemukan dalam akar pasak bumi, salah satunya 9-methoxycanthin 6 yang berfungsi sebagai antikanker payudara.
Penelitian yang dilakukan oleh Department pf Pharmacognocy, Tokyo College of Pharmacy & The Faculty of Medicine, Tokyo University, Jepang. Menemuka senyawa antileukimia dari pasak bumi. Selain afrodisiak, antikanker, antimalaria, dan antileukimia, pasak bumi juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi para penderita HIV.
Apa Itu Testosteron?
Testosteron berperan dalam memperkembangkan dan mempertahankan libido ( hasrat seksual) dan perilaku pria. Testosteron merupakan salah satu hormon utama dari sejumlah hormon seks pria atau androgen yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar gonad. Produksi dari hormon ini memicu pembelahan sel dari saluran reproduksi pria semasih embrio, penurunan testis masuk ke dalam kantung skrotum dan perkembangan lanjutan pada saluran reproduksi dan penis selama masa pubertas dan pematangan sperma.
Testosteron juga memiliki peran non seksual lain, dimana ia memenuhi fungsi penting dalam biosintesa protein untuk mempercepat pembentukan otot, meningkatkan pembentukan sel darah merah. Mempercepat masa regenerasi dan pemulihan sehabis sakit atau setelah terluka. Testosteron juga memicu seluruh aktivitas metabolis khususnya pada jalur metabolisme dan pembakaran lemak.
Resiko Penurunan Testosteron
• Osteoporosis and keretakan tulang pinggul
• Penyakit jantung dan serangan jantung
• Stroke dan penyakit dan kelainan pembuluh darah jantung
• Kanker prostat
• Senile dementia ( penurunan daya pikir karena penuaan)
Manfaat Dari Testosteron
• Memperbaiki kemampuan seksual pria
• Tulang menjadi lebih kuat
• Meningkatkan kepadatan otot
• Mengurangi lemak tubuh
• Meningkatkan laju pembakaran energi dan fosforilasi oksidatif
• Mengurangi stress
• Meningkatkan fungsi otak termasuk daya ingat.
(Sumber : mangtrithuc.net)

Tengah Dikaji, Pasak Bumi sebagai Obat Malaria.

Tim Peneliti Fakultas Kedokteran UGM meneliti Pasak Bumi sebagai obat anti malaria. Tim ini sudah mulai meneliti sejak 10 tahun yang lalu.

Hal itu dikemukakan salah seorang anggota tim peneliti Akar Pasak Bumi dari Fakultas Kedokteran UGM Eti Nurwening Sholikhah pada jumpa pers dalam rangka Simposium Internasional Gabungan Internasional ke-2 yang bertema "Frontier in Bimedical Sciences: From Genes to Aplications", di Gedung KPTU Fakultas Kedokteran UGM, Senin (7/11).



Eti yang juga sebagai Koordinator Simposium mengatakan dia meneliti obat anti malaria di samping dari akar pasak bumi juga dari sintesa senyawa turunan 1.10 fenantrolin. Untuk pasak bumi sudah sampai dujikan pada manusia sehat, sedangkan untuk dari sintesa baru diujikan pada hewan.

Akar pasak bumi sebagai obat anti malaria ini sedang dalam proses hak paten dan tim peneliti fakultas kedokteran UGM sudah melakukan kerjasama dengan salah satu pabrik farmasi di Indonesia. Hasil penelitian ini untuk sampai dproduksi menjadi obat kemungkinan masih dperlukan waktu sekitar 10 tahun lagii Akar pasak bumi ini merupakan kearifan lokal yang sejak dulu digunakan oleh masyarakat di Kalimantan sebagai obat anti malaria.

Lebih lanjut dia mengemukakan penelitian tentang pengembangan obat termasuk salah satu dari lima topik yang akan disampaikan dalam simposium ini. Sedangkan topik lainnya adalah pnyakit degeneratif, , penyakit infeksi, kesehatan reprioduksi, gizi. Dalam simposium gabungan internasional ke dua yang akan diselenggarakan tanggal 17-18 November akan melibatkan peneltian dalam ilmu kedokteran dasar termasuk pada tingkat molekuler, ilmu kesehatan masyarakat dan klinis .

Yang akan lebih difokuskan dalam simposium ini terutama tentang penyakit degeneratif (penyakit tidak menular) Karena di Indonesia kini lebih banyak penyakit tidak menular dan kasusnya meningkat. Dari data Departemen Kesehatan di Indonesia penyakit tidak menular tahun 1995 mencapai 41,7 persen, sedangkan tahun 2007 mencapai 59,5 persen. ''Jadi sekarang kasus terbanyak penyakit di Indonesia bergeser ke penyakit tidak menular.

Sumber: republika.co.id

Pasak Bumi dipatenkan Amerika.

Pernah mendengar nama Eurycoma Longifolia? Mungkin terdengar asing di telinga, namun Eurycoma Longifolia mempunyai nama lain yakni Tongkat Ali atau Pasak Bumi.
Pasak bumi adalah jenis tanaman khas asal Kalimantan Tengah yang konon dipercaya dapat membuat stamina lebih kuat. Tanaman ini tumbuh di Indonesia dan Malaysia.
Walaupun tumbuhan ini berasal dari Indonesia, namun ternyata kita belum mematenkannya sehingga didahului oleh Amerika. Sedangkan Malaysia sudah mematenkan terlebih dahulu pada tahun 2005.
Prof. DR. H. Ciptadi, MS. selaku Dosen senior Universitas Palangkaraya Kalimantan Tengah (Kalteng) menyayangkan ‘kecolongan’ ini. Sebelumnya pasak bumi telah dipatenkan oleh Malaysia, sekarang giliran Amerika yang mengeluarkan hak paten.
Ciptadi menegaskan agar penelitian mengenai kandungan obat yang berasal dari Kalimantan itu segera didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual atau hak paten, sehingga negara lain tidak lebih dahulu mengakui obat-obatan tersebut.
Berbagai ilmuwan, lembaga riset serta perusahaan obat-obatan di dunia berusaha menemukan senyawa baru dari hutan tropis di Indonesia, termasuk Kalteng. Pencarian tersebut dikembangkan menjadi obat-obatan untuk penyakit yang sulit disembuhkan seperti kanker dan HIV.
Keanekaragaman tumbuh-tumbuhan yang ada di hutan Kalimantan memang bermacam-macam dan semua itu masih mengalami penelitian sehingga belum sempat dipatenkan.
Di Amerika, tanaman ini telah dikembangkan untuk berbagai obat-obatan, mulai dari obat kuat, hingga obat untuk mengurangi berat badan.
Beberapa obat tradisional yang telah dikembangkan antara lain obat pencahar atau obat pelancarkan pencernaan secara alami, obat penambah vitalitas, obat diabetes, dan obat penunda kehamilan. Semua itu dibuat berdasarkan tanaman yang tumbuh di Kalteng.
Untuk share artikel ini klik www.KabariNews.com/?33620



Multi Khasiat Akar Pasak Bumi.

Masalah vitalitas bagi pria sering menjadi penyebab kurang harmonisnya kehidupan rumah tangga. Apalagi bagi pria yang memiliki kesibukan ekstra dalam mengejar prestasi kerja. Tak pelak rumah benar-benar menjadi wadah untuk beristirahat semata. Karena faktor kelelahan setelah bekerja seharian.
Pasak Bumi
Pasak Bumi
Penyakit loyo bagi seorang pria dapat diatasi dengan berbagai obat-obatan. Akan tetapi konsumen sering cemas akan adanya efek samping dari penggunaan obat-batan olahan Kimia Sintetis. Ramuan Tradisional pun menjadi alternatif yang sangat tepat. Dalam hal ini akar pasak bumi-lah empunya.
Pasak Bumi telah terkenal di bumi Kalimantan sejak jaman dahulu sebagai obat kuat bagi kaum adam. Tanaman bernama latin Eurycoma Longifolia ini tumbuh subur di hutan pedalaman Kalimantan. Di negeri jiran (Malaysia) Pasak Bumi dikenal dengan sebutan Tongkat Ali.
Akar pasak bumi oleh Suku Dayak (suku asli kalimantan) juga diyakini memiliki berbagai macam khasiat. Dari dahulu hingga sekarang keyakinan itu tetap terjaga sebagai warisan leluhur.
Hal ini dikuatkan dengan berbagai macam penelitian yang menguak kandungan dalam akar pasak bumi. Kandungan ekstrak ethanolic dalam pasak bumi dapat menambah jumlah hormon testosteron pria. Ethanolic merangsang hormon chorionic gonadotropin (HCG) hingga dapat membantu terbentuknya hormon testosteron.
Akar tanaman pasak bumi juga mengandung brusin dan strichnin yang berkhasiat menambah vitalitas pria karena bersifat afrodisiaka. Yaitu ramuan tradisional yang diklaim bisa merangsang libido.
Berdasarkan penelitian, tumbuhan afrodisiaka mengandung senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa lain yang secara fisiologis dapat melancarkan peredaran darah pada sistem saraf pusat atau sirkulasi darah tepi. Efeknya meningkatkan sirkulasi darah pada alat kelamin pria.
Namun penelitian yang dilakukan baru pada tahap kandungan afrodisiaka. Belum sampai efektivitas afrodisiaka terhadap pengobatan disfungsi ereksi. Tapi afrodisiaka relatif lebih aman dibandingkan obat kimia. Sebab sifatnya memupuk dan menyirami, tidak memaksa seperti obat-obatan kimia.
Khasiat Akar pasak bumi rupanya tidak hanya sebatas itu. Akar pasak bumi juga mampu mengobati penyakit malaria. Sebab dalam akar pasak bumi terkandung senyawa erikomanon yang ampuh mengobati malaria. Sedangkan senyawa kuasinoid pada akar pasak bumi dapat melumpuhkan plasmodium falcifarum. Yaitu bakteri yang hidup dalam tubuh nyamuk Anopeles Betina penyebab penyakit malaria. Patut diketahui, bahwasannya plasmodium yang masuk ke tubuh manusia dapat merusak dan menghancurkan sel-sel darah merah.
Disamping sebagai peningkat vitalitas pria dan antimalaria, pasak bumi ternyata dapat pula mencegah serangan kanker. Senyawa kuasinoid dan alkaloid yang terkandung dalam pasak bumi terbukti menghambat pertumbuhan sel kanker berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Abdul Razak Mohd Ali dari Forest Research Institute of Malaysia. Sebanyak 8 alkaloid ditemukan dalam akar pasak bumi, salah satunya 9-methoxycanthin 6 yang berfungsi sebagai antikanker payudara.
Penelitian yang dilakukan oleh Department pf Pharmacognocy, Tokyo College of Pharmacy & The Faculty of Medicine, Tokyo University, Jepang. Menemuka senyawa antileukimia dari pasak bumi. Selain afrodisiak, antikanker, antimalaria, dan antileukimia, pasak bumi juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi para penderita HIV.
Pasak Bumi biasa dikonsumsi secara tradisional, dengan meminum air dari akar Pasak Bumi yang direbus selama lebih kurang sepuluh jam. Kemudian air rebusan didinginkan untuk memperoleh bahan aktif yang dikandungnya dan dikonsumsi secara teratur. Namun menurut beberapa kalangan Pasak Bumi sangat baik bila dikonsumsi dalam bentuk bubuk daripada secara tradisional.
Khasiat yang sangat besar dari pasak bumi tak lantas hanya dikhususkan untuk kalangan pria. Kaum hawa pun sangat dianjurkan mengonsumsi ekstrak akar pasak bumi.. Apalagi wanita yang memiliki kesibukan kerja yang sangat tinggi. (vb-berbagai sumber).
Sumber : vivaborneo

AKAR PASAK BUMI sebagai ANTIKANKER


akar-pasak bumi
Akar Pasak Bumi Eurycoma longifolia Jack) merupakan salah satu tumbuhan obat asal hutan yang memiliki banyak khasiat. Berdasarkan kajian farmakologis, Pasak Bumi mengandung empat senyawa penting yaitu senyawa canthin, senyawa turunan eurycomanone, senyawa quassinoid, dan senyawa etanol. Senyawa canthin pada tumbuhan pasak bumi mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, senyawa turunan eurycomanone sebagai anti malaria, senyawa quassinoid berfungsi sebagai anti leukimia, dan prospektif untuk anti HIV, senyawa etanol berfungsi sebagai afrodisiak. Manfaat yang beragam tersebut menyebabkan pasak bumi banyak diekspor ke luar negeri untuk keperluan pembuatan obat herbal. Produk pasak bumi kering memiliki harga cukup mahal, produk berupa cacahan akar (chipped root) harganya 60 USD/kg sedangkan produk berupa ekstrak harganya 80 USD/kg.

Pasak bumi memiliki daerah penyebaran di Semenanjung Malaysia, Sumatera dan Kalimantan. Di Pulau Sumatera hanya beberapa daerah yang diduga masih ditemui tumbuhan pasak bumi yaitu kawasan Leuser, sebagian Provinsi Riau dan kawasan Kerinci Seblat. Hampir seluruh bagian tumbuhan ini mengandung substansi pahit yang dapat digunakan untuk obat. Akar tumbuhan ini dicampur dengan tumbuhan obat lain seperti kayu manis dan digunakan untuk tonik penyehat di Sabah. Selain itu di Malaysia kulit akarnya digunakan juga sebagai penawar demam, penyembuh luka-luka di gusi atau gangguan cacing serta tonikum setelah melahirkan. Kulit batang digunakan untuk koagulan darah setelah melahirkan, sedangkan di Kalimantan dan Sabah kulit batang digunakan untuk mengobati nyeri pada tulang. Daun pasak bumi yang muda dapat dimakan untuk pengobatan sakit perut. Di Vietnam bunga dan buah pasak bumi digunakan untuk obat disentri. Menurut sifat fisis, mekanis dan keawetan, kayu pasak bumi memiliki berat jenis 0,65, kelas awet 4-5, dan kelas kuat II. Kayu golongan ini dapat digunakan untuk keperluan konstruksi dan mebel.
Menurut WHO, 80% lebih penduduk dunia masih menggantungkan diri terhadap pengobatan tradisional termasuk penggunaan obat yang berasal dari tumbuhan. Indonesia adalah negara megabiodiversity yang kaya akan tanaman obat, dan sangat potensial untuk dikembangkan, namun belum dikelola secara maksimal. Kekayaan alam tumbuhan di Indonesia meliputi 30.000 jenis tumbuhan dari total 40.000 jenis tumbuhan di dunia, 940 jenis diantaranya merupakan tumbuhan berkhasiat obat (jumlah ini merupakan 90% dari jumlah tumbuhan obat di Asia). Berdasarkan hasil penelitian, dari sekian banyak jenis tanaman obat, baru 20-22% yang dibudidayakan. Sedangkan sekitar 78% diperoleh melalui pengambilan langsung (eksplorasi) dari hutan. Potensi tanaman obat di Indonesia, termasuk tanaman obat kehutanan antara lain Pasak Bumi, apabila dikelola dengan baik akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi, sosial budaya maupun lingkungan.
(Sumber : www.dephut.co.id)

Turunkan Kolesterol dengan Kulit Batang Pasak Bumi.

Turunkan kolesterol dengan kulit batang pasak bumi merupakan salah satu cara tradisionalyang relatif lebih aman dibandingkan dengan penggunaan bahan kimia sintetis lainnya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa seringkali penggunaan obat-obatan kimia sintesis dapat menimbulkan beberapa efek negatif yang dapat merugikan kesehatan penggunanya, seperti pusing, mata berkunang-kunang hingga gangguan pencernaan.
Keuntungan lain turunkan kolesterol dengan kulit batang pasak bumi selain aman adalah bahannya relatif mudah didapat, karena tumbuhan pasak bumi merupakan salah satu tanaman khas Indonesia yang mudah ditemukan pada daerah Kalimantan. Menurut berbagai sumber terpercaya, kulit batang pasak bumi mengandung beberapa zat kimia alami yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol darah. Beberapa kandungan kulit batang pasak bumi yaitu:
  • Afrodisiak
    Afrodisiak merupakan salah satu senyawa yang berguna untuk melancarkan peredaran darah. Selain itu afrodisiak juga dapat berguna untuk membersihkan aliran darah dari penyumbatan ataupun plak arteri. Ketika kadar kolesterol LDL tinggi dan kadar koleserol HDL terlalu rendah, maka kolesterol LDL akan banyak mengendap pada saluran arteri darah karena gagal diangkut kembali oleh kolesterol HDL untuk dihancurkan di dalam hati. Senyawa afrodisiak yang terkandung dalam kulit batang pasak bumi ini akan membantu membersihkan pengendapan plak arteri darah yang berupa kolesterol LDL.
  • Antioksidan
    Antioksidan merupakan salah satu senyawa yang berguna untuk menangkal serangan radikal bebas yang bisa saja berasal dari sisa metabolisme tubuh yang tidak terpakai. Kolesterol LDL yang menumpuk pada dinding arteri juga merupakan sisa metabolisme tubuh yang tidak terpakai, sehingga kandungan antioksidan pada kulit batang pasak bumi juga dapat digunakan sebagai pencegah terjadinya timbunan kolesterol dalam darah.
  • Pemicu produksi testosteron
    Hormon testosteron yang terdapat pada pria memiliki fungsi mempercepat biosentesa protein. Biosintesa  protein di dalam tubuh berguna untuk memicu pembentukan HDL yang terbuat dari protein dengan kerapatan tinggi. Menurut penelitian terakhir, penurunan hormon testosteron akan memperbesar resiko serangan stroke dan jantung koroner yang dipicu oleh tingginya kadar kolesterol LDL dalam darah.
Demikianlah fungsi utama turunkan kolesterol dengan kulit batang pasak bumi. Akan lebih baik apabila tanaman tradisional khas Indonesia dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk tujuan pengobatan. Semoga bermanfaat.